Harga Gold (XAU/USD) diperdagangkan di angka US$4.722 pada 9 April, turun 3,32% dari level tertinggi 8 April di US$4.858 karena penguatan dolar AS menciptakan hHarga Gold (XAU/USD) diperdagangkan di angka US$4.722 pada 9 April, turun 3,32% dari level tertinggi 8 April di US$4.858 karena penguatan dolar AS menciptakan h

Harga Emas Terdampak Petrodollar, tapi Setup US$5.000 Tetap Bertahan

2026/04/09 20:00
durasi baca 5 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di crypto.news@mexc.com

Harga Gold (XAU/USD) diperdagangkan di angka US$4.722 pada 9 April, turun 3,32% dari level tertinggi 8 April di US$4.858 karena penguatan dolar AS menciptakan hambatan jangka pendek.

Koreksi ini terjadi setelah US Dollar Index (DXY) naik 0,65% dari level terendahnya di US$98,52, sehingga efek petrodollar kembali muncul dan memperkuat dolar saat harga minyak naik. Tapi, adanya hidden bullish divergence, potensi reclaim EMA 20 hari, dan pola bullish pada rasio gold-silver mengindikasikan bahwa jalur menuju di atas US$5.000 masih terbuka untuk harga gold meski terjadi pelemahan secara intraday.

Falling Channel Gold Vs. Ascending Channel Dolar

Harga gold telah diperdagangkan dalam falling channel pada chart harian sejak mencapai puncak di US$5.603 pada 29 Januari. Level terendah 23 Maret di US$4.098 menjadi titik uji terdalam channel tersebut. Reli setelahnya mendorong gold naik ke US$4.858 pada 8 April, sebelum dolar mengintervensi.

Channel Turun GoldChannel Turun Gold | Sumber: TradingView

DXY memperlihatkan sisi sebaliknya. Dolar telah bergerak dalam ascending channel hampir sepanjang 2026. Saat pengumuman gencatan senjata muncul pada 7 April, DXY turun menuju US$98,52, hampir saja menembus garis tren bawah.

tapi, pelanggaran awal terhadap gencatan senjata dan ketidakpastian di Selat Hormuz masih berlanjut sehingga harga minyak kembali naik, menghidupkan kembali efek petrodollar. Negara pengimpor minyak butuh dolar lagi untuk membayar minyak mentah, dan DXY naik 0,65% ke US$99,01.

Channel Naik DXYAscending Channel DXY | Sumber: TradingView

Gold dan dolar berlawanan arah sepanjang siklus ini. Saat dolar melemah, gold cenderung menguat, dan sebaliknya. Penurunan 3,32% pada 8-9 April merupakan dampak langsung dari kenaikan dolar. Agar harga gold bisa kembali naik, DXY harus menembus di bawah US$98,52 dan keluar dari ascending channel-nya. Sebelum itu terjadi, dolar tetap jadi penghambat reli gold.

Hambatan dari dolar memang nyata, tapi nampaknya bersifat sementara. Dua sinyal di chart harian mengindikasikan tren naik dari 23 Maret belum berakhir.

Divergensi RSI dan Sinyal EMA Menguatkan Sinyal Bullish

Antara 2 Februari hingga 2 April, harga gold membuat higher low di chart harian sementara Relative Strength Index (RSI), indikator momentum yang mengukur kecepatan perubahan harga, justru mencatat lower low. Ini adalah hidden bullish divergence, menandakan tren naik yang dimulai 23 Maret masih bisa berlanjut meski secara permukaan terjadi koreksi.

Divergensi ini masih valid selama gold tidak turun di bawah swing low terbarunya di US$4.557. Asalkan level itu tetap terjaga, sinyal bullish masih aktif.

Exponential Moving Average (EMA), indikator tren yang memberikan bobot lebih pada pergerakan harga terakhir, turut memperkuat analisa. EMA 20 hari berada di US$4.721, hampir sama persis dengan harga gold saat ini. Sementara EMA 50 hari berada di US$4.780. Gold sudah menembus di atas EMA 100 hari di US$4.633 saat reli dari titik rendah 23 Maret, dan sampai sekarang masih bertahan di atasnya.

Struktur RSI dan EMA GoldStruktur RSI dan EMA Gold | Sumber: TradingView

Terakhir kali gold berhasil merebut kembali EMA 20 hari secara bersih terjadi pada 18 Februari. Setelah itu, reli membawa keuntungan sekitar 10% sebelum melemah. Jika kali ini berhasil reclaim lagi, pergerakan serupa bisa saja terjadi.

Rasio put-call SPDR Gold Shares (GLD), indikator sentimen opsi pada exchange-traded fund (ETF) berbasis gold terbesar, menunjukkan adanya hedging ringan, bukan kepanikan. Rasio volume naik dari 0,58 pada 7 April menjadi 0,73 pada 8 April. Rasio open interest naik tipis dari 0,57 ke 0,58. Kedua angka ini masih di bawah 1,0, artinya call masih mengungguli put. Kenaikan tipis ini menandakan trader sedang menambah posisi perlindungan usai penurunan, bukan karena pergeseran sentimen bearish secara besar-besaran.

Rasio Put-Call GLDRasio Put-Call GLD | Sumber: Barchart

Divergensi RSI dan pendekatan EMA sama-sama menunjukkan kecenderungan bullish. Tapi, kemampuan gold untuk menguat juga dipengaruhi oleh performanya terhadap silver. Rasio gold-silver menjadi lapisan analisa selanjutnya.

Struktur Bullish Rasio Gold-Silver, Gold Tunjukkan Potensi Outperform

Rasio gold-silver (XAU/XAG) sekarang berada di 63,70 dan sedang membentuk pola inverse head and shoulders di chart harian. Kenaikan rasio ini berarti gold menguat dibandingkan silver.

Tingkat kunci untuk rasio ini berada di 69,50 pada level 0,618 dan 71,72 pada level 0,786. Jika breakout terjadi di atas 69,50, maka pola ini akan terkonfirmasi dan mendorong rasio naik ke 74,56 di level 1,0. Rasio di 74 menandakan emas mengungguli perak dengan selisih besar, sehingga modal dari perak akan beralih ke emas sebagai pilihan utama penyimpan nilai.

Rasio Emas-PerakRasio Emas-Perak | Sumber: TradingView

Hal ini penting untuk harga emas, karena meskipun dolar tetap kuat dan kedua logam melemah, penurunan harga emas akan lebih kecil dibandingkan perak. Jika terjadi skenario di mana dolar keluar dari channel dan kedua logam reli, emas akan mengalami reli yang lebih tinggi. Jadi, bagaimanapun kondisinya, rasio ini tetap menguntungkan emas.

Dengan adanya divergensi, potensi reclaim EMA, dan struktur rasio yang bullish semuanya mengarah ke satu arah yang sama, sehingga grafik harga menjadi sangat penting.

Level Harga Emas yang Menentukan apakah US$5.000 Bisa Tercapai

Emas saat ini diperdagangkan di harga US$4.722. Resistance utama berada di US$4.852 pada level Fibonacci 0,5, hanya 2,72% di atas harga saat ini. Pada level inilah reli tanggal 8 April gagal menembus. Jika ada penutupan harian di atas US$4.852, itu akan mengonfirmasi breakout dan zona US$5.000 akan menjadi target berikutnya.

Di atas US$4.852, level 0,618 di US$5.030 adalah target pertama (zona US$5.000). Jika harga terus naik, jalur menuju US$5.283 di level 0,786 akan terbuka, lalu akhirnya US$5.605 mendekati puncak pada 29 Januari. Agar target-target ini bisa tercapai, DXY perlu turun di bawah 98,52 dan rasio emas-perak harus tetap naik di atas 69,50.

Jika harga turun, US$4.674 pada level 0,382 menjadi support pertama. Jika menembus ke bawah, US$4.455 di level 0,236 akan menjadi area berikutnya. Harga terendah pada 23 Maret di US$4.098 masih menjadi lantai utama. Jika turun di bawah swing low US$4.557 (dari sebelumnya), divergensi RSI akan menjadi tidak valid dan bias jangka pendek berubah bearish.

Analisis Harga EmasAnalisis Harga Emas | Sumber: TradingView

Berdasarkan grafik saat ini, US$4.852 adalah batas antara konfirmasi breakout menuju zona US$5.000 dan kelanjutan koreksi ke US$4.674 serta potensi retest ke support US$4.455.

Peluang Pasar
Logo 4
Harga 4(4)
$0.017627
$0.017627$0.017627
+16.01%
USD
Grafik Harga Live 4 (4)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi crypto.news@mexc.com agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

PRL $30.000 + 15.000 USDT

PRL $30.000 + 15.000 USDTPRL $30.000 + 15.000 USDT

Deposit & berdagang PRL untuk meningkatkan hadiah!