Canary Capital Group telah mengajukan pernyataan pendaftaran S-1 ke US Securities and Exchange Commission (SEC) untuk meluncurkan exchange-traded fund (ETF) yang melacak PEPE Coin (PEPE).
ETF Canary PEPE yang diajukan ini nantinya akan menyimpan meme coin berbasis Ethereum (ETH) secara langsung, meniru struktur ETF spot yang sudah ada.
Berdasarkan pengajuan tersebut, ETF Canary PEPE akan menjual atau menebus saham dalam bentuk bundel berisi 10.000 unit. Prospektus tidak menyebutkan exchange tempat listing, tolok ukur harga, maupun kustodian aset digitalnya.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real-time
Bagian kecil dari aset Trust, dengan batas maksimum 5%, pada awalnya akan disimpan dalam ETH sebagai cadangan biaya transaksi di Ethereum. Akan tetapi, manajer aset menegaskan bahwa ETF ini tidak akan “menyimpan ETH untuk tujuan investasi.”
Selain PEPE, Canary juga mengajukan S-1 untuk ETF Mog Coin (MOG) pada November 2025 dan telah mengajukan dana yang melacak Pudgy Penguins (PENGU), Axelar (AXL), dan beberapa aset lainnya.
Saat ini, Dogecoin (DOGE) masih menjadi satu-satunya meme coin yang ETF-nya aktif di AS. Tiga ETF spot dari Grayscale, 21Shares, dan Bitwise diperdagangkan di NYSE dan Nasdaq.
namun, permintaan masih sangat rendah. Data SoSoValue menunjukkan total arus masuk bersih kumulatif dari ketiga ETF itu hanya mencapai US$7,64 juta per 8 April, dengan volume harian gabungan bahkan tidak sampai US$209.000.
Sementara itu, kabar ini hampir tidak berpengaruh pada harga PEPE. Meme coin tersebut diperdagangkan di kisaran US$0,0000035 pada waktu publikasi.
Token tersebut turun lebih dari 4,8% dalam 24 jam karena ketidakpastian geopolitik secara umum masih menekan aset berisiko.
Subscribe ke YouTube kami agar bisa menyaksikan wawasan dan analisis langsung dari para pemimpin industri serta jurnalis


