Apple (NASDAQ: AAPL) tetap menjadi fokus di Wall Street setelah analis Evercore ISI mengulangi sikap bullish terhadap saham tersebut, meskipun terjadi volatilitas dalam beberapa pekan terakhir.
Analis perusahaan tersebut, Amit Daryanani, menegaskan kembali peringkat 'Outperform' sambil mempertahankan target harga $330, yang mengimplikasikan potensi kenaikan sekitar 26% dari level saat ini $261.
Grafik harga saham AAPL YTD. Sumber: FinboldPembaruan ini muncul di tengah tanda-tanda melambatnya momentum bisnis App Store Apple. Menurut penilaian analis, pertumbuhan App Store melemah pada bulan Maret, sebagian besar karena lemahnya pengeluaran terkait gaming.
Tren ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang kinerja jangka pendek, terutama menuju kuartal kedua, di mana pertumbuhan pendapatan App Store saat ini berada di sekitar 7% year-over-year, jauh di bawah panduan Services perusahaan yang lebih luas yaitu 13% hingga 14%.
Meskipun ada tekanan ini, outlook keseluruhan tetap konstruktif dengan Daryanani mengharapkan segmen Services Apple memberikan penyangga terhadap volatilitas App Store, dengan kontribusi yang lebih kuat diantisipasi dari area pertumbuhan lebih tinggi seperti Apple Pay, iCloud, dan lisensi.
Segmen-segmen ini dipandang sebagai pendorong utama yang dapat membantu menutup kesenjangan antara tren App Store saat ini dan target Services perusahaan yang lebih luas.
Sementara kelemahan gaming terus membebani lintasan App Store, ekosistem Services yang lebih luas diharapkan dapat mengimbangi sebagian dari hambatan tersebut.
Wall Street cukup bullish terhadap saham Apple
Sementara itu, Wall Street lainnya secara hati-hati bullish terhadap saham AAPL untuk 12 bulan ke depan, dengan 23 analis di TipRanks memberikan peringkat konsensus 'Moderate Buy' untuk saham tersebut. Di antara mereka, 14 merekomendasikan 'Buy', delapan menyarankan 'Hold', dan hanya satu yang menyarankan 'Sell'.
Prediksi harga saham AAPL 12 bulan. Sumber: TipRanksPada outlook harga, analis memproyeksikan target rata-rata 12 bulan sebesar $304,40, yang mengimplikasikan kenaikan sekitar 17,5% dari level perdagangan terbaru. Khususnya, estimasi bullish mencapai setinggi $350, sementara proyeksi yang lebih hati-hati menempatkan saham serendah $248.
Tren perkiraan menunjukkan lintasan naik bertahap untuk saham Apple hingga 2027, meskipun rentang yang lebar antara target tinggi dan rendah menyoroti ketidakpastian yang terkait dengan kondisi pasar yang lebih luas dan kinerja sektor.
Sumber: https://finbold.com/wall-street-analyst-updates-apple-aapl-stock-price-update/








