Pump.fun (PUMP) sudah menghabiskan US$350 juta untuk membeli kembali token miliknya sendiri sejak Juli 2025, tapi harganya saat ini berada 81% di bawah harga tertinggi sepanjang masa pada September dan baru-baru ini mencapai rekor terendah.
Platform peluncuran meme coin berbasis Solana ini kini menghadapi semakin banyak kritik dari komunitas, karena para pengkritik menilai struktur tokenomics mereka dibuat untuk menguras nilai, bukan untuk pertumbuhan.
Dashboard resmi Pump.fun mengonfirmasi bahwa jumlah pembelian PUMP secara kumulatif telah mencapai US$350 juta, yang berhasil menarik sekitar 116 miliar token dari peredaran.
Jumlah itu setara dengan sekitar 32,9% dari total pasokan peredaran. Protokol tersebut mengalokasikan hampir seluruh pendapatan harian untuk pembelian kembali, rata-rata sekitar US$1 juta per hari.
Padahal strategi agresif ini sudah dilakukan, PUMP diperdagangkan di kisaran US$0,00165, jauh di bawah harga ICO sebesar US$0,004 dan juga masih sangat jauh dari puncaknya di US$0,0088.
Banyak pengguna menganggung bahwa para insider menguasai sekitar setengah dari total pasokan token dan melepaskannya dalam tiap aksi pembelian kembali demi mencari exit liquidity.
Saat ini, hanya 59% dari total pasokan PUMP yang berjumlah satu triliun token beredar di pasar. Ada unlock besar yang dijadwalkan pada 12 Juli 2026, yang akan membuat 41% dari pasokan yang terkunci bisa diperdagangkan. Para founder dan investor awal mendapatkan token dengan harga nyaris nol.
Data on-chain dari bulan Maret memperlihatkan dompet yang terhubung dengan tim mentransfer 1,75 miliar PUMP ke Bitget, sehingga kekhawatiran soal aksi jual semakin kuat.
Sementara itu, pendapatan protokol secara kumulatif sudah melewati US$1 miliar menurut DefiLlama, tapi belum ada yang benar-benar menghasilkan kenaikan harga token yang bertahan lama.
Apakah program buyback ini memang menghadirkan nilai nyata atau sebenarnya hanya menjadi pintu keluar bagi para insider, semuanya akan ditentukan ketika token yang terkunci mulai dijual ke pasar pada musim panas ini.


