Harga Hyperliquid (HYPE) diperdagangkan di sekitar US$35,60 pada 3 April, membawa kenaikan bulanan 13% yang sebenarnya menyembunyikan penurunan 8% dalam tujuh hari terakhir.
Secara sekilas, performa bulanan terlihat kuat untuk pasar yang sedang tertekan. Tapi, grafik 8 jam menunjukkan pola pembalikan bearish, arus dana institusi mulai menjauh dari harga, dan metrik keuangan platform sendiri memperlihatkan penurunan tajam dalam komitmen modal. Rebound yang sedang terjadi ini mungkin saja berlanjut lebih tinggi sebelum strukturnya rusak, namun berbagai bukti tetap mengarah pada potensi pelemahan ke depan.
Sejak 10 Maret, harga Hyperliquid membentuk pola inverse cup and handle di grafik 8 jam, yang merupakan struktur pembalikan bearish. Rebound saat ini sedang membentuk bagian handle, yaitu kenaikan kecil dalam channel yang makin menyempit sebelum kemungkinan terjadinya breakdown.
Bagian handle masih valid selama HYPE tetap di bawah US$40,30. Jika harga menembus neckline dengan konfirmasi, pola ini bisa memicu pergerakan turun sekitar 22% dari neckline tersebut.
Chaikin Money Flow (CMF), yang menunjukkan tekanan beli dan jual institusi, juga mendukung sinyal pelemahan pola ini. Sejak akhir Februari, meski harga HYPE naik, CMF justru turun dan masuk ke area negatif di -0,06. Divergensi bearish ini menunjukkan pelaku besar terus mengurangi eksposur selama reli berlangsung.
Data on-chain dari Dune Analytics mungkin bisa menjelaskan alasannya. Aset Hyperliquid berbasis USDC di Arbitrum sempat mencapai puncak di US$4,02 miliar pada pertengahan September 2025. Namun per 30 Maret 2026, nilainya turun menjadi US$1,85 miliar, atau turun 54%. Arus bersih USDC, yang menunjukkan selisih antara setoran dan penarikan, tetap berada di wilayah negatif, yang berarti lebih banyak stablecoin keluar dari platform dibandingkan yang masuk.
Penurunan AUM mencerminkan kontraksi modal DeFi yang lebih luas. Total volume spot DEX di semua platform turun menjadi US$155 miliar pada Maret 2026, ini jadi level terendah sejak September 2024.
Sebagai platform yang fokus pada derivatif namun juga menyediakan spot, Hyperliquid memungkinkan trader menghasilkan volume besar melalui leverage dengan setoran USDC yang relatif kecil.
Jika komitmen modal berkurang di tingkat platform saat harga terus naik, reli tersebut tidak punya dasar finansial yang cukup kuat. Peta likuidasi kini akan menentukan apakah rebound ini masih bisa lanjut sebelum pola akhirnya terkonfirmasi.
Peta likuidasi Binance HYPE/USDT menambahkan lapisan penting yang memperumit skenario bearish. Selama tujuh hari terakhir, gambaran likuidasi HYPE sangat berat di sisi short. Total leverage likuidasi short terkumpul di US$23,92 juta, sementara leverage likuidasi long hanya US$7,92 juta. Sekitar 75% kelebihan di sisi short ini berarti pergerakan harga naik sedikit saja dapat memicu gelombang penutupan short secara paksa, yang sementara bisa mendorong harga Hyperliquid naik lebih tinggi.
Posisi dominan short selama tujuh hari ini nampaknya terjadi karena penurunan 8% pekan lalu sudah menyingkirkan sebagian besar posisi long lewat likuidasi. Yang tersisa kini kebanyakan short baru yang bertaruh harga akan terus melemah.
Ingin insight token lainnya seperti ini? Daftar ke Crypto Newsletter harian Editor Harsh Notariya di sini.
namun, peta likuidasi 30 hari memperlihatkan gambaran sebaliknya. Dalam periode ini, leverage long terkumpul sebesar US$33,85 juta dibandingkan dengan short yang hanya US$22,73 juta.
Kira-kira 30% kelebihan di sisi long menandakan posisi besar masih condong ke arah taruhan kenaikan. Jika rebound akibat short squeeze 7 hari gagal menembus level kunci dan harga turun lagi, posisi long 30 hari ini bisa jadi rentan. Pergerakan menuju neckline di US$34,13 bisa memicu breakdown pola sekaligus gelombang baru likuidasi long, yang mempercepat tekanan jual.
Dengan begitu, data likuidasi mendukung skenario di mana handle bisa bertahan lebih tinggi karena short squeeze jangka pendek, sebelum akhirnya struktur besar akan melemah akibat leverage long yang berat dan arus modal yang terus menurun.
Chart 8 jam dengan level Fibonacci menggambarkan jalur pergerakan harga Hyperliquid dari titik ini. HYPE sekarang diperdagangkan di US$35,60, berada di antara level 0,382 Fib di US$35,53 dan level 0,236 Fib di US$36,39.
Agar pantulan harga dapat berlanjut kuat, HYPE perlu menembus US$36,39 terlebih dahulu, lalu US$37,79. Jika harga berhasil naik di atas US$40,30, pola inverse cup and handle akan melemah, dan bila HYPE bisa kembali ke US$43,78 maka pola tersebut akan benar-benar terinvalidasi.
Di sisi bawah, US$34,83 menjadi support terdekat. Bila penutupan harga di bawah US$34,13, itu menandakan break pada neckline dan memicu pergerakan lanjut sesuai target pola, yang mengindikasikan potensi penurunan sebesar 22% hingga mendekati US$26,81 untuk harga HYPE.
Di rentang antara US$34,13 dan US$26,81, support sementara berada di US$33,14, US$31,87, dan US$28,22.
Pola inverse cup and handle tidak selalu berakhir sesuai ekspektasi. Setup likuidasi dalam 7 hari terakhir yang mayoritas short bisa saja menimbulkan squeeze sehingga harga menembus bagian handle, dan hal ini bisa menunda atau membatalkan breakdown. namun, gabungan dari penurunan CMF, AUM yang menyusut, arus negatif USDC, serta struktur leverage 30 hari yang condong long justru memberikan sinyal bahwa pantulan ini lebih mungkin menjadi jeda, bukan pembalikan tren.
Jika harga menutup di bawah US$34,13, itu membedakan antara pantulan sementara akibat squeeze dan penurunan harga yang terkonfirmasi pola ke US$26,81. Akan tetapi, jika HYPE merebut kembali US$40,30, itu akan menjadi tanda awal kekuatan harga dalam waktu dekat.


